nova5. Perbaikan Kualitas. Sehebat Jepang

4 Februari 2009 at 23:23 Tinggalkan komentar

Bismillah. Seorang calon bupati kepala daerah yang akhirnyanya menjadi bupati berbincang dengan Penulis, sekitar 4 tahun yang lalu setelah Tsunami. Salah satu topik yang dibicarakan adalah “korupsi”. Menurutnya, korupsi tidak dapat dihilangkan, biar bagaimanapun, dia berargumentasi dengan nada datar. Ia menambahkan bahwa Singapura yang negara lebih majupun tetap ada korupsi. Penulis yang ingin mendengarkan kata-kata yang lebih “patriotik” kehilangan harapan terhadapnya. Di akhir masa kepemimpinannya setelah 2 tahun, ia ternyata diduga terlibat korupsi.

Berbicara masalah kualitas, itu tidak mengatakan bahwa suatu jasa atau produk sama sekali berkualitas atau sama sekali tidak berkualitas. Jika Bupati tersebut mengatakan bahwa Singapura juga ada korupsi, itu benar. Yang menjadi masalah adalah “berapa persen” dari budget yang akhirnya dikorupsi. Adanyan korupsi adalah suatu yang alamiah, namun negara yang peringkat korupsi sangat rendah, tidak alamiah, mereka berusaha menekan persentasi kebocoran budget. Dalam diskusi Perbaikan Kualitas, kita memahami bahwa setiap saat kualitas bisa diperbaiki, dan selalu ada yang bisa di perbaiki. Seperti Penulis sebutkan dalam inovasi4, bahwa perbaikan kualitas dapat diterapkan pada barang ataupun jasa. Korupsi adalah salah satu dimensi dari pelaksanaan tanggung jawab keuangan publik, yang juga dapat dikurangi persentasinya, sehingga pelaksanan keuangan publik lebih berkualitas.

Perbaikan kualitas merupakan kegiatan yang memerlukan penjelasan teknis untuk memahaminya. Penulis akann menggunakan contoh yang telah diberikan pada inovasi3 dan inovasi4. kembali lagi kepada pabrik pembuat pisau “sikiku”. Saat terakhir pembuatan pisau dengan level kekerasan 9, dari 1000 buah pisau yang diproduksi, terdapat 100 buah yang menyimpang, 25 buah pisau level kekerasan bahkan berada pada level 7.

Pemilik pabrik pisau, yang mendapatkan pengaduan dari pemakai melalui telpon “pengaduan konsumen” mulai mengumpulkan data untuk perbaikan. Akhirnya ia menemukan bahwa memang produknya telah menyimpang dari dimensi yang direncanakan sebanyak 100 buah dari 1000 buah yang dibuat. Ini berarti 10% dari produknya menyimpang. Penyimpangan di atas level kekerasan 9 akan merugikan perusahaan, karena pisau yang lebih keras, berarti menggunakan bahan A yang lebih dari 5 ons, padahal bahan A berharga lebih mahal dari bahan B. Penyimpangan dibawah level kekerasan 9, merugikan konsumen. Penyimpangan selalu menyebabkan kerugian salah satu pihak, produsen atau konsumen.

Istilah Perbaikan Kualitas dimaksudkan sebagai upaya untuk mengurangi penyimpangan. Bila diantara 1000 buah pisau hanya 30 buah yang menyimpang, ini lebih baik dari 50 buah pisau. Pemilik pabrik pisau, berfikir keras untuk mengecilkan penyimpangan, umpamanya, dengan memasang AC di ruang kerja, sehingga tidak membuat pekerja menjadi stress karena kepanasan dan melakukan kesalahan. Pembelian alat penakar yang lebih akurat dan semi otomatis juga dapat mengatasi kesalahan pekerja dan menjaga komposisi adonan. Pendek kata, ada banyak pilihan yang dapat dilakukan oleh pemilik pabrik untuk memperbaiki kualitas secara lebih beralasan.

Perbaikan kualitas membutuhkan kesadaran tentang dimensi standar, catatan penyimpangan yang merupakan “feed back” dari konsumen, penemuan penyebab pemyimpangan dan upaya mengatasi penyebab penyimpangan.

Teknologi otomotif Jepang telah diakui sebagai yang terbaik di dunia, pada tahun 2008. Ini di tandai dengan meningkatnya angka penjualan salah satu pabrikan jepang. Toyota melampui jumlah penjualan General Motor (GM), pabrikan Amerika Serikat. Tahun-tahun sebelumnya, merek Toyota memang membuntuti GM, setiap tahun jaraknya bertambah dekat dan akhirnnya dapat dilewati. Saat krisis ekonomi pun Toyota tidak terpuruk seperti GM yang mesti di Bailout oleh Pemerintah US. Keberhasilan Toyota menjadi pemenang untuk kompetisi di dunia otomotif, bukan hal baru. Electronik merek Sony telah menguasai pasar dunia cukup lama, siapa yang tidak mengenal Sony? Sony adalah perusahaan yang memiliki asset sebesar asset sebuah Negara. Di sebutkan kekayaan Sony melebihi cadangan devisa Negara Inggris padan tahun 2002.

Rahasia keberhasilan perusahaan yang berbasis di Jepang disebabkan oleh keberhasilan Manajemen. Tinjauan yang lebih dalam lagi khususnya untuk industri mereka adalah penerapan Perbaikan Kualitas atau di kenal dengan “continous improvement”. Dengan prinsip perbaikan kualitas yang terus menerus, mereka terus berfikit bagaimana mengurangi pemyimpangan produk, sehingga kebanyakan produk mereka mendekati “zero defect” atau penyimpangan yang mendekati nol.

Perbaikan kualitas dapat diterapkan pada barang atau jasa. Untuk penerapan pada barang telah cukup jelas dengan contoh-contoh di atas. Penerapan pada jasa, memerlukan persiapan yang lebih berani namun tetap terukur, misalnya seperti menetapkan dimesi jangka waktu tertentu untuk pelayanan publik. Penulis masih ingat, ketika membuat KTP di kantor lurah, perlu menghabiskan waktu sehari penuh jam kerja, 8 jam. Investor asing, perlu waktu 36 hari untuk mendapatkan perijinan bisnis di Indonesia. pengurusan dokumen impor peralatan produksi memerlukan waktu 2 hari kerja di pelabuhan dan kantor beacukai. Perencanaan Dimensi jangka waktu untuk pelayanan public adalah salah satu contoh dari banyak lagi dimensi yang dapat digunakan.

Perbaikan kualitas adalah upaya yang terus menerus, sehingga kita tetap menerima kenyataan korupsi tidak dapat dihilangkan seperti kata calon bupati di atas, tapi pasti dapat dikurangi. Pada dekade 80-an, Prof. Sumitro, Ahli ekonomi Indonesia, mengatakan bahwa kebocoran dana pembangunan Indonesia sebesar 30%. Bila pada decade 90-an, kebocoran mencapai 40% berarti “penurunan kualitas”. Mungkin dengan banyaknya penangkapan Koruptor saat ini, percentasi kebocoroan menjadi 25%. Bila benar asumsi Penulis, ini bearti “perbaikan kualitas” untuk pengelolaan keuangan publik. Perbaikan kualitas bukan pekerjaan menghilangkan tapi mengurangi penyimpangan secara terus menerus, dengan harapan suatu hari menjadi nol. Salam

Entry filed under: Biarkan Teknologi Berinovasi. Tags: .

poli5. Rencana Strategis. Tantangan Terjawab rindu5. Sabun berbusa. koran?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kategori

Kalender

Februari 2009
S S R K J S M
« Jan    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  

Arsip


%d blogger menyukai ini: