Kompu4. Hardware. Butuh Cepat?

25 Januari 2009 at 18:50 Tinggalkan komentar

Bismillah. “Saya tidak punya printer, boleh tolong saya mengeprint disini, hanya satu lembar?”. Teman Penulis masuk ke ruang belajar “postgraduate” dan minta bantu untuk tolong diprintkan selembar kertas A4. Ia mempunyai komputer, kenapa ia masih meminjam?

Komputer yang umum dikenal terdiri dari sebuah keyboard, CPU dan monitor. Kita perlu melihat komputer secara lebih mendasar dari sisi hardware. Komputer memiliki bagian utama yang dikelompokkan dalam istilah “input hardware, CPU hardware dan Output hardware”.

Bila dibandingkan dengan mesin tik, input hardware pada mesin tik memiliki tombol yang ditandai dengan angka atau huruf. Tombol-tombol ditekan menurut kebutuhan kata yang ingin diketik. Semua tombol pada mesin tik adalah input hardware. Komputer memiliki input hardware yang dinamakan dengan keyboard, namun bukan hanya tombol-tombol yan gberfungsi untuk mengetik. Mouse juga input hardware. Ketika mouse digoyang maka kusor pada monitor juga akan bergoyang mengikuti pola gerakan mouse. Pada umumnya semua bagian hardware komputer yang berinteraksi dengan tangan, dimana kita mengintruksikan sesuatu disebut input hardware.

Setelah kita menekan tombol “A” pada mesin tik, tiba-tiba dapat dilihat huruf “A” sudah terketik di permukaan kertas. Bagaimana itu bisa terjadi? Diantara tombol dan kertas yang sudah terketik terdapat mekanisme yang bergerak secara bersambungan. Jika diperhatikan lebih dalam lagi, kita dapat melihat bahwa beberapa sambungan disusun demikian rupa sehingga ada sebuah pemukul yang memukul pita di atas permukaan kertas. Mekanisme penyambung seperti mesin tik, dinamakan CPU atau kependekan dari “Central Processing Unit” pada komputer. Kita sering tidak tertarik memperhatikan mekanisme penghubung pada mesin tik, seperti tidak tertarik memperhatikan CPU pada komputer. Hasil ketikan di atas kertas yang menjadi tujuan.

CPU tersusun dari banyak sekali bagian yang mungkin berjumlah ribuan komponen elektronik. CPU tidak sama dengan mesin tik yang bergerak secara mekanis, tetapi bergerak secara elektrik. Kita pernah mendengar transistor, kapasitor dan lain-lain lagi komponen elektornik, CPU terdiri dari kumpulan dari komponen elektronik yang disusun dengan maksud menyampaikan instruksi dari input hardaware ke output hardware. Secara garis besar, komponen-komponen CPU yang penting dinamakan: “motherboard”, “RAM atau Read Access Memory”, “Hardisk” dan “Processor”.

Output hardware yang tidak terpisah dengan komputer adalah monitor yang memunculkan huruf yang diketik melalui tombol di keyboard. Jika mesin tik menampilkan huruf yang diketik ke atas kertas, komputer menampilkan di monitor. Monitor adalah output yang penting pada sebuah komputer, namun tidak lengkap. Kita memiliki pilihan untuk melihat hasil ketikan tercetak di atas kertas atau hanya di monitor. Keduanya adalah output. Mesin tik tidak mengenal istilah monitor, satu-satunya output adalah kertas yang sudah terketik.

Output hardware selain monitor banyak sekali jenisnya, namun yang paling sering kita lihat adalah printer. Pekerjaan arsitektur yang menghasilkan gambar bangunan menggunaka output hardware yang disebut “plotter”. Plotter dapat menggambar bangunan seperti hasi pekerjaan yang dilakukan oleh tangan seorang pelukis. Output hardware dipilih menurut kebutuhan jenis hasil kerja yang diinginkan.

Setiap hadware komputer memerlukan sebuah software yang berfungsi untuk mengaktifkannya, yang dinamakan dengan “driver”. Printer memiliki driver yang berbeda dengan driver keyboard. Driver hardware dibuat oleh pabrik pembuat hardware.

Membandingkan komputer hardware dengan mesin tik dapat memberikan gambaran dasar untuk mengenal hardware komputer secara lebih jelas. Kelebihan yang dimiliki sebuah output komputer jauh lebih banyak dari Mesin tik. Kesalahan pengetikan pada mesin tik, harus dihapus dengan cairan penghapus. Bandingkan dengan komputer, dimana hasil ketikan dapat dilihat lebih dahulu di monitor, dan jika ditemukan kesalahan, dapat dihapus dengan tombol “delete”. Saat hasil kerja diprint oleh printer, ketikan bebas dari cairan penghapus.

Harware komputer berkembang cukup pesat. Kecepatan processor yang tersedia dipasaran saat ini telah mencapai 4 Gigabyte per second, padahal tahun 1982 hanya 286 kilobyte per second. Kapasitas hardisk telah bertambah dari 4 Gigabyte tahun 1990 menjadi 300 Gigabyte sekarang ini. RAM telah bertambah dari 256 Kilobyte menjadi 2 Gigabyte per keeping selama 10 tahun sejak tahun 1998.

Perkembangan hardware pada dasarnya dipacu oleh kebutuhan dasar manusia yang ingin lebih cepat. Ukuran hardisk yang besar akan mempercepat kita membuka file dibandingkan menyimpan file dalam media penyimpan external seperti disket atau flash drive. Dan beberapa software komputer engineering dibuat menurut kebutuhan kecepatan processor tertentu.

Pemilihan hardware sebaiknya mengikuti kebutuhan software yang akan kita gunakan. Sebelum membeli sebuah komputer, kita perlu memastikan sofware apa yang akan digunakan. Jika software yang akan digunakan hanya membutuhkan processor kecepatan yang rendah, seperti software untuk mengetik atau software untuk menghitung sederhana, komputer dangan processor kecepatan rendah sudah mencukupi. Pabrik pembuat hardware tidak membatasi pembeli menurut kebutuhan. Salam.

Entry filed under: Komputer bukan Keajaiban. Tags: .

panggil4. Mengapa Bersama PMKTR? poli4. Riset Pertama. Pandai Besi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kategori

Kalender

Januari 2009
S S R K J S M
    Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Arsip


%d blogger menyukai ini: