kompu1. mungkin komputer bisa

4 Januari 2009 at 16:07 Tinggalkan komentar

Bismillah. “Kenapa saya harus menambah 40 Ringgit? Padahal harga tiket 120 Ringgit?” teman Penulis yang berprofesi sebagai penjual Tom Yam bertanya setelah membeli tiket airasia di KL sentral, Kuala Lumpur. Ia merencanakan untuk pulang kampung mengunjungi orang tuanya di Aceh, bulan depan. Pembelian tiket Airasia online juga dapat dilakukan sendiri melalui jaringan internet yang tersedia, baik di rumah maupun di warnet. Fasilitas ini tentunya perlu didukung dengan sebuah komputer pribadi atau PC dan jaringan atau internet. Karena kesibukannya berjualan, ia tidak punya waktu untuk belajar komputer, hingga ia mesti kehilangan 40 Ringgit. “Cuma 40 Ringgit” kata orang.

Komputer dibuat untuk memudahkan pekerjaan kita seperti dibuatnya sebuah sebuah parang atau pisau untuk menetak sekaligus memotong

Semasa di bangku sekolah dasar, suatu hari, Penulis pergi ke kebun yang di penuhi dengan pohon kelapa dan cengkeh. Saat itu tengah hari, sangat panas, dengan kerongkongan kering, Penulis melihat buah kelapa berwarna hijau, kuning kemasan dan ada juga yang kuning kemerahan, yang bergantungan di tandan. Membayangkan air kelapa yang membasahi kerongkongan, ingin rasanya terbang ke tandan untuk memetiknya. Pohon kelapa itu cukup tinggi, mencapai rata-rata 10 meter. “ini bukan pekerjaan mudah” pikir Penulis. Adakah sebuah alat yang dapat memetik kelapa dari tandannya? Meskipun hanya satu buah? Jawaban: “tidak ada! tidak mungkin!, impossible!”. Alat tidak ada dan Penulis hanya melakukan cara yang biasa, memanjatnya. Terdengar seperti tidak masuk akal untuk memanjat batang kelapa setinggi itu, tetapi itu harus dilakukan karena haus yang tak tertahan, sementara rumah cukup jauh dari kebun. Untuk pulang ke rumah pun Penulis sudah tidak kuat, sebelum minum beberapa tetes air.

Memanjat batang kelapa setinggi 10 meter sudah dikerjakan tanpa alat apapun. Dada yang bergesekan dengan batang kelapa meninggalkan parut namun diganti dengan kepuasan ketika terdengar bunyi kelapa muda yang jatuh “bum..bum..bum’. 3 buah kelapa muda telah jatuh ke tanah, dengan tiga kali hentakankan kaki di tandan. Dengan jantung yang berdebar dan kulit yang perih, Penulis turun kembali dengan cepat. Kelapa muda telah menanti di bawah. Memegang kepala tersebut, rasa cape dan perih hilang, diganti dengan keinginan untuk segera meneguk airnya. Timbul pertanyaan di pikiran penulis: “bagaimana caranya mengupas kelapa ini?” Penulis tidak membawa parang. Penulis lagi-lagi tidak memiliki alat.

Masih diburu oleh deru nafas dan detak jantung karena kecapean, tidak hilang semangat, penulis mencari kemungkinan lain untuk memungkinkan air dapat keluar dari kelapa muda itu. Bagaimana? Batang kelapa yang Penulis panjat tadi cukup untuk menjadi alat. Penulis membanting kelapa muda ke batang yang keras, kelapa muda menjadi retak, dan air mulai menetes dari celah retakan. Tetesan tidak perlu banyak. Penulis langsung mengucurkan air dari retakan tadi ke mulut dengan bertengadah, “glek..glek..glek”. kucuran pertama tiada tandingan, kucuran selanjutnya menjadi pelengkap dan akhir rasa haus hilang dengan satu kelapa muda. Batang kelapa telah menjadi alat untuk mengupas menggantikan parang.

Menganalogikan pengalaman penulis memanjat dan memecah buah kelapa untuk menjelaskan kegunaan sebuah komputer seperti mengada-mengada, namun biarlah analogi ini bermanfaat setidaknya untuk Penulis sendiri.

Komputer adalah sebuah alat yang dapat memanjat batang kelapa dan kemudian dapat mengupas kelapa muda sehingga siap minum, Penulis pernah mempraktekkannya. Penyataan tersebut “hoax” atau tipuan. Tapi apa mungkin? Jawabannya “mungkin saja”. Kata Mat Salleh: “impossible is nothing”. Komputer harus dilihat sebagai alat “serba bisa” atau “serba mungkin” yang kita sendiri tidak pernah membayangkan, sebelumnya kita mampu mengoperasikannya sesuai dengan fungsi yang diinginkan. Dengan mulai memahami sebuah komputer seperti itu maka, kita akan lebih mudah menerima penjelasan mengenai mengapa, kenapa dan bagaimana komputer.

Secara fisik kita melihat komputer dimiliki oleh banyak orang yang berprofesi sebagai mahasiswa, pekerja kantor, karyawan pabrik atau penjaga toko bahkan ibu rumah tangga. Mereka duduk di depan komputer berjam-jam dengan mata hampir tidak berkedip memandang pada monitor. Sekali-kali mereka mengoyangkan tubuh untuk menghilangkan penat tapi mereka tidak ingin bangun dari sana. Mengapa? Bukankan itu sebenarnya dapat memberikan kita jawaban bahwa komputer alat “serba bisa”? Komputer bisa membuat mereka menjadi kenyang, sehingga melewatkan waktu makan. Komputer membuat Mereka memiliki banyak teman mesti tidak perlu “nongkrong’ di warung kopi. Bahkan komputer membelikannya tiket pesawat tanpa perlu pergi ke biro travel. Bayangkan banyak yang ingin kita peroleh, komputer dapat melakukannya untuk kita.

Fungsi komputer yang Penulis kenali lebih banyak lagi dari yang tidak diketahui, sehingga apa yang disampaikan di artikel ini, bukan berarti fungsi keseluruhan dari fungsi sebuah komputer. Penulis hanya akan membahas komputer dalam fungsi yang menyangkut penggunaan keseharian yang dapat dilakukan oleh siapa saja seperti ibu rumah tangga atau pembantu rumah tangga.

Tahun 1990, salah seorang tante Penulis yang kuliah di Jurusan Pertanian, mempunyai tugas membuat paper cukup banyak dari dosennya. Hampir setiap minggu ia mengetik paper di rumah Penulis yang mempunyai mesin tik. Penulis yang sudah terbiasa mengetik 10 jari, diminta untuk membantunya. Pekerjaan mengetik menggunakan mesin tik membutuhkan beberapa alat tambahan seperti “tip ex” atau cairan pemutih. Cairan ini berfungsi untuk menutup ketikan yang salah akibat salah tekan tombol. Umpamanya Penulis ingin mengetik huruf A tapi terketik huruf S. fungsi mesin dapat digantikan oleh komputer yang lengkap dengan printer dengan lebih baik. Kesalahan pengetikan huruf dengan mesin tik tidak perlu di hapus dengan cairan penghapus, namun cukup menekan tombol “delete”. Pemilihan jenis huruf pun dapat dilakukan dengan mudah seperti dari Times New Roman ke Arial atau huruf yang lainnya dengan pilihan lebih dari 30 macam huruf. Mesin tik hanya memiliki satu jenis huruf, Times New Roman. Kata yang perlu digaris bawahi atau dimiringkan cukup mengunakan satu tombol untuk mengaktifkannya. Komputer adalah sebuah alat yang berfungsi untuk mengetik dengan kemudahan yang lebih banyak dari mesin tik biasa.

Ketikan dengan mesin tik menghasilkan kertas-kertas dokumen yang kadang merepotkan kita menyimpannya. Jika kita ingin melihat kembali hasil ketikan tiga bulan yang lalu, kita akan menuju rak tumpukan dokumen dimana sebelumnya kita menyimpannya. Bila jumlah paper atau dokumen yang cukup banyak tentu kita memerlukan banyak sekali rak. Masing-masing rak kita namakan menurut subjek perkerjaan kita. Untuk mahasiswas mungkin penamaan sesuai dengan nama mata kuliah seperti: Matematika I, Biologi I atau Bahasa Indonesia. Kamar kita yang sempitpun kadang menjadi tambah sempit dengan rak ini. Dokumen-dokumen yang diketik dengan komputer tidak memerlukan rak untuk penyimpanan karena dokumen tersebut tidak berbentuk fisik tapi berbentuk file elektronik yang disimpan dalam komputer itu sendiri atau hardisk. Jumlah dokumen yang dapat disimpan dalam komputer jauh lebih banyak dari kapasitas rak yang mungkin dibuat. Komputer adalah alat yang berfungsi untuk menyimpan dokumen dengan jumlah yang relatif tidak terbatas.

Setiap berbelanja, sebagian dari kita mencatat atau menyimpan tanda terima pembelanjaan. Bayangkan jika kita berberlanja setiap hari maka tanda terima yang tersimpan sebanyak 30 lembar sebulan. Untuk mengetahui berapa besarnya atau banyak uang yang telah kita belanjakan dalam sebulan, kita perlu menghitung kembali keseluruhannya. Pekerjaan menghitung yang sudah umum kita kenal, menggunakan kalculator atau mesin hitung. Sering kita perlu kembali menekan tombol karena kelupaan satu atau dua angka. Untuk memperoleh hasil perhitungan yang cermat, kita perlu sangat hati-hati agar tidak salah menekan tombol kalkulator. Menggunakan komputer, fungsi kalkulator dapat digantikan sepenuhnya dengan tambahan kemudahan untuk memperbaiki bila kita salah memasukkan angka. Komputer berfungsi sebagai alat penghitung yang menggantikan kalkualtor dengan kemudahan untuk memperbaiki kembali kesalahan pemasukan data.

Foto-foto kenangan selama sekolah di SMA, sebagian sangat terkesan buat kita, seperti foto bersama 2 teman akrab di sebuah tempat makan. Dalam foto tersebut kita juga ber 4 dengan beberapa teman lainya yang baru kita kenal. Kita ingin memotong foto tersebut hingga hanya tinggal 3 orang saja, kita dan 2 orang teman akrab saja. bagaimana caranya? Dengan menggunakan gunting “krek..krek” foto tua itupun terpotong. Kita mendapatkan foto yang kita inginkan tapi kita kehilangan foto aslinya. Komputer dapat mengantikan fungsi gunting untuk memotong foto tadi dengan lebih memuaskan. Setelah foto tersebut dipotong, kita masih dapat memiliki foto yang asli. Komputer adalah alat yang berfungsi seperti gunting dengan kelebihan yang jauh lebih banyak.

Penulis menghabiskan uang hampir 15 Ringgit sebulan untuk menelpon saudara yang berada di Maroko menggunakan kartu telpon yang dapat diisi ulang. dalam setahun jumlah uang yang dihabiskan kadang hingga 200 Ringgit. Salah satu program yang ada di komputer, yang disebut Yahoo Messenger, dapat digunakan untuk menelpon secara gratis ke Maroko, dengan syarat saudara tadi juga menggunakan komputer. Komputer yang dapat digunakan untuk menelpon ini tentunya yang dilengkapi dengan mikrofon, speaker dan internet. Komputer merupakan alat yang dapat menggantikan fungsi telpon biasa untuk berbicara dengan siapapun dalam jarak sejauh apapun, dengan gratis.

Penulis yang berada di Malaysia perlu mengirimkan uang untuk keluarga yang berada di Indonesia. Kebiasaan mengirim uang selama ini melalui teller di bank yang sama dengan bank penulis. Misalnya Penulis ingin mengirim uang kepada rekan yang yang mempunyai rekening di Bank BNI, maka penulis dapat mengirimkannya melalui ATM, Teller Bank BNI manapun atau bank lainnya dengan jasa kliring. Dengan cara tersebut Penulis perlu mendatangi ATM atau sebuah bank manapun di Indonesia. Jika suaca buruk, Penulis yang menggunakan kenderaan umum akan basah selama dalam perjalanan dari dan ke Bank tersebut. Dengan menggunakan bantuan komputer dan jaringan internet di seluruh dunia, penulis dapat mengirimkan uang ke rekening siapapun dimanapun selama 24 jam. Komputer berfungsi sebagai alat pengirim uang.

Beberapa fungsi komputer yang telah penulis jelaskan di atas yang berfungsi untuk mengetik, menyimpan dokumen, menghitung, menggunting foto, berkomunikasi jarak jauh dan mengirimkan uang hanya sebagian kecil dari fungsi komputer di dunia saat ini. Banyak lagi fungsi komputer yang belum Penulis ketahui, yang mungkin pembaca lebih tahu. Akhinya bersiaplah untuk menikmati kemudahan komputer yang selama ini tidak mungkin dalam pikiran kita. Salam

Entry filed under: Komputer bukan Keajaiban. Tags: .

panggil1. Ranub Lampuan poli1. Selamat Datang Karir

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kategori

Kalender

Januari 2009
S S R K J S M
    Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Arsip


%d blogger menyukai ini: